BeritaOlahraga

Panpel Persib Semakin Memperketat Pengecekan, Terkait Flare yang Membahayakan

Jakarta, cepatNET.com – Panitia Pelaksana pertandingan kandang Persib Bandung berusaha akan semakin meningkatkan standar keselamatan, keamanan, dan kenyaman penonton selama bergulirnya Liga 1 2023-2024, khususnya untuk laga yang dimainkan dikandang sendiri, adapun, melalui Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Iskandar Kunaefi, pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dalam hal ini kepolisian.

Persib juga menggelar pelatihan steward pada Selasa (27/6/2023) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), hal tersebut dilakukan Panpel Persib guna memastikan dan / juga menjamin agar setiap laga pertandingan yang dijalani Persib, Bobotoh dan seluruh pecinta sepakbola tanah air yang menyaksikan langsung dari dalam stadion dapat menonton pertandingan dengan rasa aman dan nyaman, adapun, aspek yang paling diperhatikan adalah tingkat keselamatan dari semua orang yang hadir disana.

Menurutnya, aspek penting yang sangat diprioritaskan sekali adalah mengenai keselamatan, mengingat, adanya penekan langsung yang datangnya dari Kapolres yang menginstruksikan mengenai adanya sanksi yang sangat tegas apabila nantinya ditemukan ada pihak atau oknum-oknum tertentu yang kedapatan membawa flare.

Adapun, flare menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh panpel di Indonesia, oleh sebab itu, upaya atau tindakan pencegahan agar flare tidak bisa masuk stadion adalah dengan semakin memperketat proses pengecekan atau body checking bila barang terlarang di stadion itu disembunyikan.

Dengan mereview ulang SOP (Standard Operational Procedure)  pada saat hari H,  dengan melakukan proses pengecekan, body checking, setidaknya dapat mencegah hal-hal yang tidak diingkinkan tersebut terjadi, mengingat, banyak cara yang dapat dilakukan dalam menyembunyikan flare, yang pada intinya, selain akan memperketat proses pengecekan, ada baiknya untuk tidak membawa benda yang sangat dilarang kehadirannya di stadion tersebut.

Proses yang tidak hanya jalan ditempat, harus terus menerus harus digaungkan, dimana, body check akan semakin diperketat, diperlukan mapping ulang penempatan, dan tak kalah pentingnya adalah adanya larangan untuk membawa masuk makanan seperti nasi bungkus, nasi timbel atau snack, pasalnya, cara-cara yang seperti itulah yang terkadang tidak terlintas yang menjadi cara-cara mereka untuk menyelundupkan flare yang mereka bawa melalui makanan yang mereka bungkus, dan hal semacam itu akan terus berproses.

Tyronne, Perlahan dan Pasti Mulai Paham Strategi Pelatih Luis Milla

Bahayanya flare atau cerawat jika dinyalakan bisa membuat seseorang mengalami gangguan pernafasan, belum banyak yang mengerti, jika dampak besar yang timbul akibat menyalakan flare yang cukup berbahaya, mengingat, suhu udara disekitar bisa meningkat sampai 1.600 derajat celcius saat flare tadi dinyalakan, terlebih, flare sendiri tidak akan bisa mati kecuali padam dengan sendirinya.

Setidaknya, masih banyak cara-cara yang kreatif yang dapat dilakukan dalam mengekspresikan kecintaan Bobotoh kepada Tim kesayangan mereka Persib, yaitu dengan tidak menghadir kan flare ke dalam stadion, dimanapun dan kapanpun Persib berlaga.

 

Leave a Reply