Berita

GENRE TELEVISI DAN PANDANGANNYA

Jakarta, cepatNET.com – Lebih dari setengah abad yang lalu banyak pakar pendidikan yang mulai memberikan atensinya terhadap segala macam bentuk perkembangan yang terjadi di dunia pertelevisian, salah satu pakar yang memiliki ketertarikannya tersebut adalah Dallas Smythe, Ia melakukan penelitian terhadap konten televisi yang menurutnya sangat menarik perhatiannya tersebut, alhasil, dari penelitian dan analisis yang ia lakukan, Smythe menyimpulkan, bahwa konten atau program yang menjadi bahan penyiaran di televisi merupakan alat atau media pertukaran antara media dan para penontonnya, pasalnya, hal tersebut bisa dilakukan dengan cara tidak memanipulasi program dan audiens sesuai dengan keinginan dari para kritikus dunia pertelevisian.

Penelitian mengenai pengelompokkan genre tersebut sangat penting untuk memahami konten dari televisi, khususnya program-program yang biasanya membahas topik-topik khusus mulai seperti hal-hal yang dibalut dengan hal-hal yang sifatnya feminim hingga olahraga yang selalu dikaitkan dengan unsur maskulinitas.

Genre sebenarnya adalah pusat dari televisi itu sendiri, menurut seorang pemerhati media asal Kanada Paul Attalah menyimpulkan bahwa, seluruh program yang dihasilkan oleh industri pertelevisian harus dibuat berdasarkan kelompok genre yang ada, dan menurutnya, televisi tidak mungkin bisa berdiri tanpa adanya pengelompokkan genre yang ada, pernyataan tersebut diambil berdasarkan konsep genre dari bahasa latin yang merujuk pada konsep pemberian kelahiran, itu artinya, konsep tersebut semakin menegaskan jika genre sama saja halnya dengan sesuatu yang menempel pada manusia semenjak ia dilahirkan, pada umumnya, genre melekat pada kelas, budaya, ras, dan lain sebagainya.

Sering kali genre dianggap menjadi pembagi yang tidak adil, mengingat, nilai moral yang melekat akibat cara pandang dari sebagain masyarakat, seperti apa yang kerap kita saksikan sendiri tentang perlakukan terhadap mantan narapidana sering kali dikucilkan masyarakat akibat stigma buruk yang diletakkan oleh kesepakatan sosial padanya, adapun, di dalam dunia pertelevisian genre membagi segmentasi penontonnya sesuai dengan banyak faktor seperti budaya, sosial, usia, dan lain sebagainya.

Genre pada dasarnya merupakan interaksi yang terjadi secara berulang mengenai perbedaan interpretasi antara produsen, audiens, dan para kritikus, yang mana, proses tersebut terjadi berulang-ulang pada saat fase produksi, penjadwalan, evaluasi, dan pada saat audiens menonton program televisi tertentu.

Penonton dapat menentukkan dan merencanakan program televisi apa yang ingin dilihat berdasarkan genre yang ada, seperti halnya, saat seseorang menonton sinetron di hari senin dan pertandingan sepak bola di hari sabtu, hal tersebut dapat terjadi karena televisi tergolong ke dalam bidang industri penyiaran, dimana, jenis tayangan yang akan disiarannya nanti harus bisa menyesuaikan banyak aspek di masyarakat seperti sponsor, jam kerja, regulasi, perekonomian, dan lain sebagainya.

Disisi lain, genre juga berbicara tentang adanya hubungan antara sudut pandang kamera, topik, warna, suara, dan actor, pernyataan tersebut merujuk pada pergerakan kamera dan pengambilan gambar, apa yang ditampilkan pada layar kaca, dan teks narasi, akibatnya, genre menjadikan peraturan dan hukum mengenai hak siar menjadi lebih longgar dan fleksibel,  misalnya, program-program yang faktual harus tetap ada unsur yang menghibur, Jika tidak, sudah dapat dipastikan bahwa channel tv yang bersangkutan dapat kehilangan audiensnya, begitu pula sebaliknya, program-program fiksi harus terdapat unsur pengetahuan.

DRAMA

Drama televisi merupakan karya audio visual yang memanfaatkan keberadaan televisi sebagai media penayangannya, akan tetapi, sebelum jauh membahas tentang drama televisi, kita harus lebih memahami tentang pengertian “drama” itu sendiri, pasalnya, ada beberapa definisi mengenai drama, yang paling mudah, drama diartikan sebagai life presented in action, demikian menurut Moulton, atau dapat diartikan sebagai hidup yang dilukiskan dengan gerak.

Drama adalah bentuk cerita yang diangkat dari konflik manusia dalam bentuk dialog yang dituangkan kedalam  pentas dengan diiringi oleh percakan dan gaya di depan penonton, yang mana, drama dirancang untuk penonton, drama menitikberatkan semuanya  pada komunikasi, mengingat, apabila drama yang dipertunjukannya tersebut tidak komunikatif, maka, respon emosional dari penontonnya tersebut tidak akan sampai.

Menurut Brander Mathews, konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama, yang mana, drama itu sendiri haruslah melahirkan kehendak manusia dengan aksi,  seperti apa yang dituturkan oleh Douglas Kellner (1982), televisi menceritakan nilai-nilai di masyarakat yang didramatisir.

 

KOMEDI

Komedi sendiri menceritakan tentang serangkaian peristiwa yang lucu dengan maksud, dapat memancing tawa para penonton yang menyaksikannya, komedi adalah genre yang sangat terbuka, karena banyak genre lain yang juga dipadu dengan genre komedi.

Salah satu aliran komedi yang  sangat populer di televisi adalah komedi situasi, atau sering disingkat menjadi sitcom (situation comedy), sitcom sendiri merupakan aliran komedi yang menampilkan karakter berbagai aktivitas keseharian lingkungan umum yang sama, seperti rumah atau tempat kerja, disertai dengan lelucon sebagai bagian dari isi dialog, program sitcom mudah di cerna oleh penonton televisi, karena cerita ataupun ide yang dipertontonkannya tersebut selalu dilatarbelakangi kehidupan keseharian yang di kemas dalam bentuk audio visual di layar kaca  televisi.

BERITA TELEVISI

Berita televisi bertujuan untuk menyebarluaskan peristiwa yang sedang terjadi melalui media televisi, yang mana, “buletin berita” atau “siaran” adalah program televisi yang disiarkan setiap saat untuk menyediakan update berita dunia, nasional, regional atau lokal, ada banyak penyedia konten pemberitaan seperti NBC, CNN atau Fox News, serta berbagai program yang secara teratur memberikan konten ini seperti halnya NBC.

Berita televisi adalah tayangan berbasis gambar dan suara, yang juga menyertakan liputan yang terjadi dalam rekaman video dari banyak peristiwa yang dilaporkan, saluran televisi dapat memberikan buletin berita sebagai bagian dari program berita yang dijadwalkan secara rutin, alhasil,tak jarang acara televisi dapat terganggu atau diganti oleh laporan berita (breaking news) untuk memberikan update berita pada peristiwa penting.

 

TALK SHOWS

Talk show adalah program atau genre televisi dimana pembawa acara akan mengajukan sebuah topik dan seseorang atau sekelompok orang akan membahas topik yang diutarakan oleh si pembawa acaranya tadi, biasanya para tamu terdiri dari sekelompok orang yang memahami atau yang mempunyai pengalaman di dalam topik apa pun yang sedang di bicarakan dalam penayangannya tersebut,  ada beberapa jenis dari talk show yang sering kita jumpai:

Talk show pagi hari berisi tentang acara ringkasan berita, tentang politik, wawancara selebritis, dan pertunjukan musik, akan tetapi, pembahasannya tersebut disampaikan tidak secara mendalam, semua di kemas sedemikian rupa sehingga menjadi acara yang ringkas.

Talk show pagi menjelang siang hari, biasanya berisi tentang acara musik yang dipandu oleh beberapa host, dan juga acara talk show yang berfokus pada gaya hidup.

Talk show siang hari berisi tentang interaksi antara host dengan tamu yang di undang, tamu yang di undang cukup beragam, mulai dari public figure, pengamat politik, atau orang-orang yang sedang menjadi pembicaraan hangat di masyarakat karena suatu hal.

Gaya Hidup yaitu talk show yang membahas seputar kesehatan, masalah psikologis, masalah tumbuh kembang anak, masalah keluarga, sang pembawa acara bisa dari kalangan praktisi medis, psikolog, maupun selebriti yang mempunyai image keibuan maupun kebapakan di mata masyarakat.

Talk show malam hari menampilkan selebriti yang berbicara tentang kehidupan pribadinya, berbicara tentang pekerjaannya, tentang film-film terbaru mereka, proyek-proyek lain mereka yang di luar dari pekerjaan utama mereka.

Talk show akhir pekan berisi tentang diskusi, baik diskusi politik, diskusi tentang keluarga yang dikemas dengan format yang santai.

 

MAGAZINE SHOWS

Magazine show adalah genre televisi yang menyajikan kisah yang serupa dengan yang ada di majalah namun dikemas dalam film dokumenter berdurasi pendek, adapun, film tersebut berfungsi sebagai alternative dalam meliput berita atau kejadian yang lebih mendalam dari pada berita biasa, akan tetapi, seiring perkembangan zaman magazine shows mulai tergantikan, karena relity show membutuhkan biaya yang lebih sedikit untuk menghasilkan khalayak yang lebih setia dari pada khalayak magazine shows.

 

OPERA SABUN

Opera sabun di indonesia lebih terkenal dengan nama sinetron, sementara, sinetron itu sendiri pada umumnya bercerita tentang kehidupan manusia sehari-hari yang diwarnai konflik dan intrik di dalamnya, sinetron di awal dimulai dengan perkenalan tokoh-tokoh yang memerankan perannya di dalam sinetron tersebut, alhasil, karakter dalam sinetron tersebutlah yang nantinya akan menimbulkan konflik yang seiring berjalannya waktu akan membesar terus menerus dan mencapai titik klimaksnya, adapun, sinetron dapat berakhir bahagia maupun sedih, tergantung dari penulis skenario.

Sinetron sekarang ini dibuat hingga berpuluh-puluh hingga ribuan episode untuk tujuan komersial semata, sehingga menurunkan kualitas dari cerita sinetron tersebut, dan dianggap sudah membuat unsur edukasi dari sinetron tersebut hilang, hanya menyajikan hal yang menghibur, kondisi yang semacam ini marak terjadi di Indonesia, dengan cerita percintaan remaja, kekerasan dalam rumah tangga, hingga menjual mitos-mitos yang ada di sekitar masyarakat.

 

SCIENCE FICTION

Science Fiction atau Fiksi Ilmiah adalah jenis pertunjukan film yang menggunakan imajinasi dari sang pembuat naskan film tersebut, dimana, penggambaran bentuk dalam film tersebut tidak selalu dapat di terima oleh akal maupun ilmu pengetahuan yang kita kenal, sepeti bentuk makhluk hidup yang ada di luar bumi, perjalanan waktu, dunia asing, seringkali menggambarkan tentang unsur unsur futuristik seperti robot, perjalanan atar galaksi, namun tidak sedikit juga yang menggambarkan tentang masa lalu, seperti peperangan di masa lalu, evolusi manusia maupun hewan.

 

SPORT

Sport atau cabang olahraga dalam televisi merupakan acara yang banyak di minati,  khususnya adalah ketika acara televisi yang menyiarkan pertandingan sepakbola secara langsung, tidak hanya sepakbola, namun olahraga lainnya juga disiarkan dalam siaran langsung maupun siaran tunda di televisi, kondisi tersebut dilihat sebagi kesempatan bagi perusahaan yang ingin beriklan dalam televisi, sehingga banyak perusahaan yang menjadi sponsor tim olahraga maupun sponsor atlit olahraga seperti Adidas, Nike, Puma yang berebut untuk menjadi sponsor penyedia baju resmi dari tim olahraga tersebut,  bahkan sponsor yang tidak ada hubungan dengan olahraga pun rela mengeluarkan biaya agar dapat menjadi sponsor resmi untuk sebuah tim, sehingga nama perusahan nya terangkat dan menjadi promosi tersendiri, hal ini membuat olahraga jaman sekarang dapat dijadikan sebagai ladang bisnis yang tidak bisa lagi dipandang sebelah mata, untuk mendapat hak siar sepakbola pun saat ini perusahaan televisi harus membayar mahal, alhasil, sudah banyak klub-klub sepakbola yang sudah mempunyai saluran televisi sendiri, saluran televisi ini menyiarkan semua yang berhubungan dengan klub sepakbola yang mempunyai saluran televisi tersebut.

 

GAME SHOW

Game show dalam televisi adalah genre yang menampilkan persaingan antar pemain atau antar tim untuk menjawab pertanyaan atau memecahkan teka-teki, pesertanya sendiri bisa datang dari kalangan mana saja, bisa selebriti atau orang terkenal ikut dalam permainan ini guna menarik minat penonton dan menaikan rating dari program acara yang disiarkannya tersebut, dalam beberapa game show menunjukan peserta bermain dengan peseta lainya, sementara lainnya menunjukan peserta bermain sendirian untuk nilai atau perolehan dukungan yang lebih tinggi.

Para peserta dalam game tersebut bersaing untuk memperebutkan hadiah, adapun, hadiah yang nantinya akan diperebutkan oleh para pesertanya pun beragam, tergantung dari sponsor game show tersebut, sponsor dalam gameshow sendiri semacam bentuk promosi sebuah perusahaan, dalam acara game show, produk dari perusahaan sponsor di tempatkan sedemikian rupa sehingga produk atau nama perusahaan akan telihat dengan jelas sebagai bentuk promosi.

Leave a Reply